Anggota Pasukan Merah Bartim Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

Korban saat ditemukan dalam kondisi tewas penuh luka.

Anggota Pasukan Merah Bartim Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

TAMIANG LAYANG - Berto Nadi (40), warga Desa Kanris, yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan perusahaan sawit PT SGM di Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur (Bartim), ditemukan tewas bersimbah darah, Kamis (3/2/2022) malam.  

Berto dikenal sebagai salah satu anggota Pasukan Merah atau ormas Tariu Borneo Bangkule Rajakng di Bartim. 

Kapolres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra saat dikonfirmasi, Jumat (4/2'2022), mengatakan polisi sudah  melakukan tindakan pertama pada kejadian berupa pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Aparat kepolisian mengabil dokumentasi, mencatat saksi, dan membawa korban ke rumah sakit. Kuat dugaan tewasnya korban tindak pidana (TP ) pembunuhan. Namun dugaan itu harus disertai fakta yang didukung oleh alat bukti yang sah.

 "Saat ini polisi masih penyelidikan dan mencari alat-alat bukti yang diperlukan," kata Kapolres. 

Kasat Reskrim Polres Bartim AKP Ecky Widi Prawira menambahkan, untuk melanjutkan penyelidikan, Polres Barito Timur (Bartim) akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang terkait penemuan mayat di perkebunan sawit PT SGM di Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang.

Korban yang diketahui bernama Berto Hadi adalah warga Kandris, Kecamatan Karusen Janang, saat ditemukan sudah dalam kondisi tewas bersimbah darah dengan luka tusuk di leher pada Kamis malam.

“Tadi siang kita  lakukan olah TKP ulang, karena malam tadi tidak maksimal,” kata Kasat.  Saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi terkait penemuan mayat tersebut. 

Terkait adanya luka di leher, masih belum bisa memastikan korban tewas dibunuh, karena masih dalam proses penyelidikan.

"Diduga kasus tersebut mengarah pada pembunuhan. Tapi kita belum bisa dipastikan lagi karena kami masih melakukan penyelidikan. Kalau sudah ada hasilnya nanti disampaikan lagi,” imbuhnya. 

Dari informasi yang dihimpun, korban merupakan anggota TBBR DPC Bartim yang juga bekerja sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit PT SGM. Ketua TBBR Kabupaten Barito Timur Marianus saat dikonfirmasi membenarkan korban yang meninggal itu adalah anggotanya.  BT1

COVID PEMPROV
COVID
GUBERNUR
SERTIFIKAT
perumahan

Widget