Mantap!  Baru Triwulan II Realisasi PAD Gumas Sudah 75 Persen dari Target

Sekretaris Bapenda Gumas Yohanes Sarampang (tengah) didamping Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Dardi dan Kasubid Pengelola Data dan Sistem Informasi Dicky saat memberikan keterangan kepada media.

Mantap! Baru Triwulan II Realisasi PAD Gumas Sudah 75 Persen dari Target

KUALA KURUN - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) triwulan kedua tahun 2021 terealisasi Rp 63.058.255.750,41 miliar atau 75,95 persen dari target PAD sebesar Rp 83.022.970.000. 

“Realisasi pendapatan asli daerah triwulan kedua  63.058.255.750,41 miliar atau 75,95, bersumber dari pajak daerah sebesar Rp 42.436.563.842,00 atau 89,92 persen, dari target Rp 47.194.850.000,000,” jelas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Gumas melalui Sekretaris Bapenda Yohanes Sarampang, Rabu (7/7/2021) pagi.

Sumber PAD lainnya, sambung Yohanes didamping Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Dardi dan Kasubid Pengelola Data dan Sistem Informasi Dicky, yakni Retibusi Daerah Rp 1.936.885.209,00 atau 40,10 persen dari target Rp 4.830.080.000,00.

“Retribusi Daerah terdiri dari retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu,” kata Yohanes.

Selanjutnya, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 10.702.544.049,00 atau 114,67 persen dari target Rp 9.333.000.000,00. Lain-lain PAD yang sah Rp 7.982.262.650,42 atau 36,84 persen dari target Rp 21.665.040.000,00.

“Pendapatan transfer, terealisasi Rp 972.164.242.049,74 atau 39,47 persen dari target Rp 942.972.236.000,00. Pendapatan bagi hasil pajak Rp 12.753.389.315,74 atau 43,35 persen dari target Rp 29.420.000.000,00. Lain-lain PAD yang sah dari pendapatan hibah dana BOS Rp 6.714.996.000,00 atau 33,28 persen dari target Rp 20.175.200.000,00,” urai Yohanes.

Beberapa kendala dihadapi Perangkat Daerah sehingga realisasi PAD-nya belum optimal. Perangkat Daerah pun diharap menggenjot capaian PAD di triwulan tiga hingga dapat terealisasi optimal bahkan bisa melampaui target.

“Akhir tahun 2021, target pendapatan asli daerah Rp 83.022.970.000,00, kita harapan tercapai, bahkan kita harapkan bisa melebihi target,” tukas Yohanes. GM1 

 

 

 

Kurun
SERTIFIKAT
Smsi

Widget