
Bendahara DAD Kalteng - Rahmad Nasution Hamka
Difasilitasi Betang Expo Dalam Perhelatan UCI MTB World Cup Dampak Positif Dirasakan UMKM
PALANGKA RAYA - Bendaraha Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmat Nasution Hamka menyebutkan Pedagang Kaki Lima (PKL) pada kegiatan Betang Expo difasilitasi secara gratis.
“PKL kita berikan fasilitas gratis juga , mereka tinggal menempati, karena ini bentuk kepedulian ingin mengangkat UMKM lokal Kalimantan Tengah agar terus dilirik,” ujarnya, Sabtu (27/8).
Sekretaris OC Kejuaraan dunia balap sepeda gunung UCI-MTB Eliminator World Cup 2022 seri ke 8 ini menjelaskan, Betang Expo merupakan satu bentuk apresiasi dari Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka menunjang kesuksesan dari pelaksanaan kejuaraan balap sepeda dunia UCI MTB.
“Selain menonton, masyarakat juga bisa melihat hasil karya kerajinan dari 14 kabupaten kota dan produk unggulan di Kalteng, yakni kopinya berbagai macam ragam ditambah lagi juga, kerajinan khas yang mulai kreatif dari rotan , kulit, purun dengan benda lainnya,” imbuhnya.
Ia berharap agar tamu-tamu gelaran kejuaraan dunia mengunjungi Betang Expo setelah kegiatan kejuaraan balap sepeda dunia di Stadion Tuah Pahoe.
“Harapannya kepada masyarakat Kalteng khususnya Kota Palangka Raya, kita ada hiburan tiap malam, pagelaran seni budaya agar jangan dilewatkan dalam rangka menyemarakan kesuksesan kejuaraan dunia,” pungkasnya.PR1 - Istimewa
Wah, Artis Hana Hanifah dan Pengusaha A Sudah Sama-sama Bugil Saat Digerebek
Petinju Kalteng Eiger Lamandau Kembali Naik Ring 2 April
Nah, Bupati Kotim Supian Hadi Dipanggil KPK Sebagai Tersangka Kasus Tambang
Kisah Berto, Petani Muda dari Pendahara
Berhasil Juarai WBC, Eyger Lamandau Disambut Bak Pahlawan oleh Kapolda Kalteng
Denda Rp250 Ribu Menanti Warga Kalteng yang Tak Pakai Masker, Pergub Sudah Terbit
Pertengkaran di Ujung Malam Berakhir Kematian Tragis, Suami Gantung Diri Setelah Bunuh Istri
Pasien COVID-19 Membeludak, Ruang Perawatan Penuh, Pemko Palangka Raya Cari Tempat Penampungan Baru
Minuman Tradisional Kalteng Baram dan Arak Akan Dilegalkan
Jalan Provinsi Ruas Palangka Raya - Kurun Rusak, Ini Saran DPRD Gumas