Cara Memaafkan dengan Tulus dan Menghilangkan Dendam

Ilustrasi Saling Memaafkan - Net

Cara Memaafkan dengan Tulus dan Menghilangkan Dendam

 

JAKARTA - Puasa Ramadhan bukan cuma soal menahan hawa nafsu dan juga tak makan serta minum dalam waktu tertentu.

Namun nyatanya, bukan cuma itu puasa juga soal kesiapan diri untuk bisa lebih legowo, berani minta maaf untuk semua kesalahan yang sudah dilakukan, sampai memaafkan orang yang melakukan kesalahan.

Memulai puasa dengan hati yang bersih dan ikhlas sehingga puasa Ramadhan akan lebih bermakna.

Bagaimana kalau orang yang pernah berbuat salah orang yang menimbulkan dendam di dalam hati kita itu minta maaf?

Mengutip pernyataan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rumadi Ahmad dalam Tanya Jawab Islam (TAJIL) di 2022 lalu, dia mengungkapkan Islam mengajarkan supaya kita menjadi orang-orang yang pemaaf bukan menjadi orang-orang yang menyimpan dendam dan amarah di dalam diri manusia.

"Orang yang menyimpan dendam dan amarah dalam hatinya kepada seseorang itu akan menimbulkan penyakit hati dan lama-kelamaan kita bisa menjadi orang-orang yang terhinggap psikosomatik," ucapnya.

"Dengan menghilangkan dendam, amarah kepada orang maka kita akan menjadi orang-orang yang bisa membebaskan diri, punya kelapangdadaan, menjalani kehidupan dengan tenang, dan tidak dibebani oleh amarah serta dendam."

Diungkapkannya, Itulah ajaran Islam yang mengajarkan manusia untuk menjadi orang-orang pemaaf, bukan pendendam.

Dia juga menyarankan di momen ini bukalah selebar-lebarnya ampunan maghfiroh, minta maaf kepada Allah SWT dan juga bersiap untuk memberikan maaf kepada orang, pada saudara-saudara kita yang meminta maaf, ataupun tidak meminta maaf kepada kita.BI1 - Net

 

SERTIFIKAT

Widget