Vaksinasi COVID-19 di Bartim, Dosis I 41 Persen, Dosis II 27 Persen

Warga saat mengikuti vaksinasi COVID-19 yang digelar Polres Barito Timur.

Vaksinasi COVID-19 di Bartim, Dosis I 41 Persen, Dosis II 27 Persen

TAMIANG LAYANG  - Capaian vaksinasi COVID-19 harian di Kabupaten Barito Timur (Bartim) sudah melebihi target. "Target vaksinasi harian sebanyak 486 dosis per hari, saat ini sudah melebihi di atas angka 500 dosis. Kita optimis bisa capai target 70 persen di akhir tahun,” kata Kapolres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra, di sela kegiatan vaksinasi drive thru di Jalan A Yani di Tamiang Layang, Kamis (21/10/2021).

Polres terus berkolaborasi dengan Pemkab Barito Timur melalui Dinas Kesehatan setempat agar target 70 persen bisa tercapai.

Dijelaskan Afandi, pada vaksinasi drive thru yang digagas Satlantas Polres Bartim dengan target sasaran 300 dosis. Sedangkan di Desa Gumpa Kecamatan Dusun Timur juga dilaksanakan vaksinasi Gerai Presisi Polres Barito Timur dengan sasaran 250 dosis.

“Kita berkomitmen mendukung capaian vaksinasi untuk pembentukan kekebalan kelompok atau herd immunity,” kata Afandi.

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menegaskan, vaksinasi akan dilakukan jemput bola ke desa-desa pelosok yang mayoritas warga belum mendapatkan vaksinasi.

Capaian vaksinasi saat ini di Kabupaten Barito Timur untuk dosis pertama sebanyak 41 persen, dan dosis kedua sebanyak 27 persen.

“Saat ini masyarakat sangat antusias ingin di vaksin, tapi mungkin warga yang ada di desa – desa terkendala waktu dan jarak sehingga kita akan jemput bola ke desa-desa,” kata Afandi.

Afandi berkomitmen akan terus bekerja keras melaksanakan dan menuntaskan vaksinasi Gerai Presisi Polres Barito Timur dengan stok vaksin Astrazeneca sebanyak 11.000 dosis.

“Dengan stok vaksin yang cukup banyak, kita tentunya terus melaksanakan vaksinasi ke masyarakat setiap harinya,” kata mantan Kasat Resnarkoba Jakarta Pusat itu.

Afandi juga mengajak masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Potensi penularan virus mematikan ini masih ada sehingga harus tetap diwaspadai. (Antaranews)

COVID PEMPROV
COVID
GUBERNUR
SERTIFIKAT
perumahan

Widget